Disperindag Bali Dorong Penguatan Ekspor pada Musda GPEI Bali Tahun 2026
Denpasar — Dinas Perindustrian dan Perdagangan Provinsi Bali menghadiri sekaligus memberikan sambutan dalam kegiatan Musyawarah Daerah (Musda) Dewan Pimpinan Daerah Gabungan Perusahaan Ekspor Indonesia (DPD GPEI) Provinsi Bali Tahun 2026 yang dilaksanakan pada Selasa, 12 Mei 2026.
Dalam sambutannya, Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Provinsi Bali menyampaikan bahwa Musda GPEI memiliki peran strategis sebagai momentum memperkuat sinergi dunia usaha ekspor di tengah dinamika perdagangan global yang semakin kompetitif. Selain menjadi forum organisasi, kegiatan ini diharapkan mampu menghasilkan program kerja yang adaptif terhadap tantangan dan peluang pasar ekspor ke depan.
Disampaikan pula bahwa penguatan sektor ekspor Bali harus tetap selaras dengan visi pembangunan Bali “Nangun Sat Kerthi Loka Bali melalui Pola Pembangunan Semesta Berencana Dalam Bali Era Baru”, dengan menempatkan nilai budaya, keberlanjutan, serta kearifan lokal sebagai fondasi utama pembangunan ekonomi daerah.
Berdasarkan data BPS, nilai ekspor Bali sepanjang tahun 2025 tercatat mencapai sekitar US$565,48 juta dengan neraca perdagangan surplus sekitar US$401,50 juta. Sementara realisasi ekspor Bali periode Januari hingga Maret 2026 mencapai sekitar US$140,69 juta.
Komoditas ekspor Bali masih didominasi sektor industri pengolahan seperti produk perikanan, perhiasan dan logam mulia, fashion, kerajinan, serta produk berbasis sumber daya lokal dan budaya Bali. Selain itu, beberapa komoditas potensial seperti buah-buahan dan produk kertas juga menunjukkan tren pertumbuhan positif sebagai peluang diversifikasi ekspor Bali ke depan.
Dalam kesempatan tersebut, Disperindag Bali juga menekankan pentingnya kolaborasi antara pemerintah dan pelaku usaha dalam memperkuat branding produk lokal, peningkatan kualitas dan standardisasi produk, perluasan pasar ekspor, serta transformasi digital perdagangan guna meningkatkan daya saing produk Bali di pasar internasional.
Melalui pelaksanaan Musda ini, diharapkan GPEI Bali dapat melahirkan kepengurusan yang solid serta gagasan strategis untuk memperkuat ekosistem ekspor daerah sehingga produk Bali semakin mendunia dengan tetap membawa nilai budaya dan keberlanjutan.


