SIDAKU IKM Bali Dorong Transformasi Digital Layanan Desain dan Kemasan
Â
UPTD Rumah Kreatif Dinas Perindustrian dan Perdagangan Provinsi Bali terus mendorong peningkatan kualitas pelayanan kepada Industri Kecil dan Menengah (IKM) melalui pemanfaatan teknologi informasi. Langkah tersebut diwujudkan melalui pengembangan SIDAKU (Sistem Informasi Desain dan Kemasan untuk IKM Bali), sebuah fitur layanan digital pada website UPTD Rumah Kreatif.
SIDAKU dikembangkan sebagai respons terhadap kebutuhan untuk menghubungkan proses pengajuan layanan, pengelolaan data, monitoring, katalog digital, dan pelaporan dalam satu sistem. Sebelumnya, pelayanan desain produk dan kemasan masih menghadapi kendala berupa pengajuan yang belum terintegrasi secara digital, data layanan yang tersebar, belum tersedianya media pemantauan perkembangan layanan bagi IKM, serta pelaporan yang masih dilakukan secara manual.
SIDAKU menghadirkan lima fitur utama, yaitu Layanan Online, Katalog Digital, Monitoring Status Layanan, Database Terintegrasi, dan Pelaporan Digital. Pengembangan ini diarahkan untuk mendukung pelayanan yang lebih efektif, efisien, transparan, terukur, dan mudah diakses oleh IKM Bali.
Implementasi dilakukan secara bertahap melalui pembentukan Tim Efektif, penyusunan SOP layanan, pengembangan fitur pada website UPTD Rumah Kreatif, penyediaan formulir pengajuan online, penyusunan Katalog Digital, koordinasi dengan stakeholder teknis, uji coba kepada IKM, serta evaluasi dan umpan balik pengguna.
Uji coba SIDAKU dilaksanakan pada 7 September 2026 di Ruang Rapat Wana Kerthi, Disperindag Provinsi Bali, dengan melibatkan 10 pelaku IKM. Hasil evaluasi menggunakan 19 butir User Acceptance Test (UAT) menghasilkan rata-rata 4,65 dari skala 5,00 dengan kategori Sangat Baik. Nilai keseluruhan SIDAKU mencapai 4,90/5,00.
Hasil evaluasi menunjukkan 9 responden menyatakan SIDAKU layak digunakan dan 1 responden menyatakan layak digunakan dengan perbaikan. Seluruh 10 responden menyatakan bersedia menggunakan SIDAKU kembali. Hasil tersebut menjadi dasar untuk melanjutkan penyempurnaan sistem.
Masukan pengguna antara lain perlunya memperbanyak contoh desain dan kemasan pada Katalog Digital, kajian fitur huruf Bali, penelaahan kebutuhan layanan produk jasa dan informasi legalitas tertentu, peningkatan kemudahan unggah foto produk, penguatan dukungan teknis dan konektivitas, serta peningkatan sosialisasi dan pendampingan.
Keberlanjutan SIDAKU diarahkan pada perluasan jumlah pengguna, penguatan database dan arsip digital, pengembangan monitoring/dashboard pelayanan, penguatan pelaporan, serta pemanfaatan data pelayanan untuk mendukung pengambilan keputusan. Dalam jangka panjang, pengembangan diarahkan pada integrasi yang lebih luas dengan sistem informasi di lingkungan Disperindag Provinsi Bali.
Pengembangan SIDAKU juga menjadi bagian dari perubahan budaya kerja dan peningkatan kompetensi aparatur melalui koordinasi, learning by doing, pendampingan, coaching, sosialisasi, bimbingan teknis, evaluasi, dan umpan balik.
Sorotan Utama
• 7 dari 7 output jangka pendek terealisasi (100%).
• 10 pelaku IKM mengikuti uji coba dan evaluasi.
• Rata-rata 19 butir UAT: 4,65/5,00 (Sangat Baik).
• Nilai keseluruhan SIDAKU: 4,90/5,00.
• 9 responden menyatakan layak digunakan; 1 layak digunakan dengan perbaikan.
• 10 dari 10 responden bersedia menggunakan SIDAKU kembali.
Data Pendukung
Indikator | Hasil  |
1. Layanan Online | Pengajuan layanan desain dan kemasan secara digital. |
2. Katalog Digital | Referensi desain dan kemasan bagi IKM. |
3. Monitoring Status Layanan | Mendukung pemantauan perkembangan layanan. |
4. Database Terintegrasi | Pengelolaan data dan arsip layanan secara lebih tertata. |
5. Pelaporan Digital | Mendukung pelaporan kinerja layanan secara digital. |
Melalui SIDAKU, UPTD Rumah Kreatif berkomitmen menghadirkan pelayanan desain dan kemasan yang semakin mudah diakses, tertata, transparan, dan berorientasi pada kebutuhan IKM Bali. Inovasi ini diharapkan mendukung pemberdayaan serta peningkatan daya saing produk lokal Bali secara berkelanjutan.
Dokumentasi ujicoba SIDAKU
Â